Yang Mulia Menteri Haji dan Umrah, Dr. Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, telah mengakhiri kunjungan resminya ke Republik Kazakhstan yang berlangsung selama tiga hari, dan menyaksikan serangkaian pertemuan serta rapat guna memperkuat kerja sama antara kedua negara dalam melayani Tamu Allah. Dalam kunjungan tersebut, Yang Mulia menegaskan komitmen Kerajaan untuk mempererat hubungan kerja sama dengan Kazakhstan yang berkontribusi pada kemudahan akses warga negaranya ke Dua Masjid Suci serta memungkinkan mereka melaksanakan ibadah dengan tenang dan mudah. Kunjungan ini mencakup pertemuan dengan Yang Mulia Mufti Republik, Nurizbay Haj Taganuly, dan Wakil Menteri Kebudayaan dan Informasi, Kanat Iskakov, serta penyelenggaraan “Dewan Nusuk” bersama perwakilan perusahaan perjalanan dan pariwisata, dan peninjauan layanan digital utama platform “Nusuk” yang menyediakan lebih dari 100 layanan terpadu bagi jemaah haji, umrah, dan para pengunjung. Yang Mulia juga mengunjungi Universitas Nasional Al-Farabi, meninjau program akademiknya, serta bertemu dengan Wakil Rektor, dosen, dan mahasiswa. Pertemuan-pertemuan tersebut membahas cara-cara kerja sama antara kedua negara dalam mengembangkan layanan bagi jemaah haji, umrah, dan pengunjung dari Kazakhstan, meninjau upaya Kerajaan dalam mengembangkan infrastruktur di Makkah dan Madinah, menyoroti fitur digital platform “Nusuk”, serta berbagai upaya penting untuk memperkaya pengalaman warga Kazakhstan dan Tamu Allah dari seluruh dunia dalam mengunjungi Dua Masjid Suci, termasuk pengembangan lebih dari 55 situs bersejarah di Makkah dan Madinah. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kerajaan dalam memperkuat kerja sama internasional guna memudahkan akses umat Islam dari berbagai negara ke Dua Masjid Suci dan menghadirkan pengalaman spiritual yang istimewa yang mencerminkan perhatian Kerajaan dalam melayani Tamu Allah. // Selesai //
Kongsi berita
Kategori
Umum
Tarikh penerbitan
26 Ogos 2025

