Laman web kerajaan berdaftar dengan Pihak Berkuasa Kerajaan Digital
Jika Terkena Sengatan Matahari

Sengatan panas adalah salah satu kondisi medis umum selama musim Haji, dan harus segera ditangani dengan cara:
- Pindah ke tempat teduh atau bersuhu dingin.
- Melepas pakaian luar, dan mendinginkan tubuh dengan air, terutama kepala dan leher.
- Mencari sumber udara segar: AC atau kipas angin.
- Minum yang cukup.
- Menghubungi layanan darurat dan mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.
Lokasi sengatan matahari biasa terjad pada:
- Tawaf, terutama pada siang hari.
- Kerumunan massa, terutama bila terjadi kerumunan dan suhu tinggi.
- Di Arafah, saat tengah hari.
- Di Mina, khususnya tempat lokasi kurban dan Jamrah (Jumroh). Terjadi karena
- arak yang jauh, dan berkerumun saat melempar Jamrah.
Agar terhindar dari sengatan matahari, kami sarankan hal-hal berikut:
- Rutin mengonsumsi minum yang cukup (air putih dan jus).
- Hindari paparan sinar matahari dalam waktu lama. .
- Gunakan payung dan kacamata hitam.
- Hindari stres fisik yang berlebihan dan beristirahat setelah setiap manasik.
Tips kesehatan

- Sebelum menuju Tempat Suci, kami menyarankan Anda:
- Menemui dokter sebelum bepergian guna memastikan kesehatan Anda stabil sehingga Anda dapat menunaikan Haji. Tekan Sini
- Melakukan imunisasi yang diperlukan sejak awal sebelum haji, terutama jika Anda menderita penyakit kronis atau lanjut usia. Untuk mengetahui tentang imunisasi wajib dan pilihan, lihat panduan syarat imunisasi dari Kementerian Kesehatan di sini
- Konsumsi obat dalam jumlah yang cukup, terutama jika Anda menderita penyakit yang memerlukan pengobatan terus-menerus, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, asma, alergi, dan diabetes.
- Pastikan membawa laporan terperinci yang menunjukkan penyakit, obat-obatan dan dosisnya, karena dapat membantu menindaklanjuti kondisi Anda bila diperlukan.
- Pastikan tas berisi barang dan alat perawatan pribadi, seperti handuk, alat cukur, sabun, pasta gigi dan sikat gigi, payung, pakaian katun longgar, serta krim dan salep pelembap.
- Jika duduk lama di pesawat, bus, atau alat transportasi apa pun, kami menyarankan agar berjalan atau berdiri setiap satu atau dua jam, dan agar terus menggerakkan kaki saat duduk karena dapat mencegah pembengkakan kaki. Pastikan membawa alat pengukur gula darah jika Anda menderita diabetes.
Saat berada di Tempat Suci, kami menyarankan Anda:
- Tidak mengabaikan kesehatan masyarakat, bahkan dalam hal terkecil sekali pun, karena sebagian besar masalah kesehatan muncul dari sini.
- Jangan sampai terlalu membebani soket listrik di tempat penginapan Anda, untuk mencegah korsleting/hubungan arus pendek.
- Lakukan tes yang diperlukan jika menderita batuk berkepanjangan.
- Pastikan menggunakan tisu saat bersin dan batuk, terutama dalam transportasi.
- Jaga kebersihan diri dengan cara mandi dan cuci tangan sampai bersih dengan sabun dan air atau disinfektan lainnya.
- Cuci tangan sebelum dan sesudah makan, setelah menggunakan kamar mandi, setelah bersin dan batuk, serta saat tiba di tempat penginapan.
- Jangan meludah sembarangan; Selain tidak pantas dilihat, hal ini merupakan sarana penularan penyakit dan penyebaran infeksi.
- Jika tisu tidak tersedia, tutup mulut dan hidung Anda saat batuk atau bersin dengan lengan atas, bukan telapak tangan.
- Hindari buang air besar di luar toilet agar wabah menular tidak menyebar, terlebih menjadikan pemandangan tidak menyenangkan.
- Jangan membuang sampah dan sisa makanan sembarangan, tetapi buanglah di tempat yang telah disiapkan.
- Selalu mengganti pakaian dan kenakan pakaian bersih. Hal ini mencegah banyak masalah kesehatan, termasuk luka lecet.
- Pastikan rutin membersihkan mulut dan gigi.
- Gunakan masker di tempat keramaian dan saat berkumpul, dan ganti secara teratur sesuai petunjuk produsen, lepas dari belakang telinga dan bukan dari depan, lalu cuci tangan dengan sabun dan air.
- Hindari kelelahan akibat panas dan sengatan panas dengan menggunakan payung, menghindari paparan sinar matahari langsung, minum yang cukup, dan istirahat.
Kulit lecet

- Di antara paha
- Ketiak
- Di bawah payudara
Luka lecet disertai dengan rasa gatal yang mengganggu, dan terkadang menyakitkan.
Pencegahan:
- Jaga kebersihan diri.
- Beri ventilasi pada lipatan tubuh dengan baik.
- Lumasi tubuh dengan salep sebelum berjalan.
- Gunakan salep obat saat terinfeksi dan cuci area tersebut dengan baik sebelum menyekanya.
- Ganti pakaian dengan pakaian bersih lainnya guna menghindari banyak gangguan kesehatan.
- Penderita diabetes harus memperhatikan bahwa ruam kulit dapat meningkat karena kepadatan yang berlebihan, keringat berlebih, dan kadar gula darah yang tidak normal.
Gerai Bantuan Haji

- Gerai bimbingan dan perawatan bagi jemaah Haji yang tersesat tersebar di sekitar Masjidil Haram Makkah dan di dalam Tempat-tempat Suci. Gerai-gerai ini sepenuhnya disediakan untuk melayani dan membantu jemaah dan berada di bawah layanan Kementerian Haji dan Umrah .
- Dengan kemajuan teknologi dan alokasi gelang haji, bimbingan elektronik, dan layanan bimbingan jarak jauh telah diperkenalkan menggunakan perangkat pintar. Hal ini mempermudah dalam mengakses layanan, menghemat waktu dan tenaga, serta mengurangi jumlah orang hilang
Barang yang terlarang di Masjidil Haram

Hindari hal berikut:
- Membawa makanan dan minuman (kecuali kopi, kurma, dan air).
- Membawa alat tajam.
- Membawa cairan yang mudah terbakar.
- Membawa tas besar dan bagasi.
- Membawa kereta dorong bayi.
Pintu Masuk Masjidil Haram di Makkah

Terdapat banyak pintu yang menuju ke Masjidil Haram dan setiap pintu mempunyai nombor sendiri. Di bahagian atas pintu ini, terdapat panel bermaklumat yang memaparkan maklumat masuk atau keluar yang boleh dilihat dari jarak jauh. Lima pintu utama di Masjidil Haram ialah:
- Pintu Raja Abdulaziz, Nombor (1) terletak di Dataran Barat.
- Pintu Safa, Nombor (11) terletak berhampiran Massa.
- Pintu Fath, Nombor (45) terletak di dataran utara.
- Pintu Umrah, Nombor (62) terletak di dataran utara.
- Pintu Raja Fahd, Nombor (79) terletak di Dataran Barat.
Menggunakan kerusi roda

- Anda dibenarkan memasuki Masjidil Haram di Makkah dengan membawa dam menggunakan kerusi roda anda sendiri di sana, dengan syarat anda masuk melalui pintu masuk yang khusus untuk kerusi roda.
Kanak-kanak di Masjidil Haram

Adakah halaman ini berguna?
0% Pengguna yang menjawab ya daripada 0 Komen
